Web Hosting

Sabtu, 07 November 2009

Pertamina Blog Contest 2009

Jakarta, Cybernews. Seiring bergulirnya Program Transformasi, keterbukaan menjadi hal penting bagi Pertamina. Untuk itu, Pertamina mengadakan Blog Contest 2009. Melalui kontes ini Pertamina berharap dapat menerima masukan dari masyarakat baik layanan, produk, maupun penerapan Good Corporate Governance (GCG) di Pertamina. Pelaksanaan Pertamina Blog Contest juga merupakan bagian partisipasi dari Divisi Komunikasi dalam memperingati HUT Pertamina ke 52.

Event ini merupakan yang kali pertama dilangsungkan oleh Pertamina dalam upaya lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dalam hal ini komunitas di dunia maya (internet cyber community) dalam format Blog Contest.Untuk dapat mengikuti event Pertamina Blog Contest ini diatur dalam persyaratan dan materi yang dapat dilihat di www.pertaminablogcontest.com. Kontes ini resmi dibuka sejak 12 Oktober 2009 dan akan berlangsung sampai dengan 5 Januari 2010.

Kriteria Pemenang adalah berdasarkan aspek hasil pencarian di mesin pencari, isi review dan tampilan. Keputusan pemenang akan dilakukan dengan dihadiri oleh Tim Panitia, Dewan Juri dan Pihak PT.Pertamina (Persero). Pemenang lomba akan diumumkan di situs Corporate Website PT. Pertamina (Persero) dan Web Direktori Pertamina Blog Contest .

Bagi pemenang Juara I akan mendapatkan 1 (satu) unit sepeda motor + Souvenir dan Piagam Perhargaan, sedangkan Juara II mendapatkan 1 (satu) unit Notebook + Souvenir Pertamina dan Piagam Penghargaan, dan untuk Juara III akan mendapatkan 1 (satu) unit Blackberry + Souvenir Pertamina dan Piagam Penghargaan

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi Basuki Trikora Putra, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero,Mobile Phone 08124306922 Email:Tiko_btp@pertamina.com.

( Ant / CN12 )


Read More......

Senin, 02 November 2009

Buatlah Sebuah Naskah

Selanjutnya adalah mengembangkan ide yang sudah diracik sedemikian rupa melalui berbagai proses mulai dari menyusun outline sampai pada mengumpulkan dan mengolah data. Maka yang harus dilakukan mengembangkannya menjadi sebuah naskah. Sampai di sini seharusnya sudah tidak ada lagi kata tidak mood. Mau tidak mau kita harus menyempatkan waktu untuk menulis dalam kondisi apa pun. Sebab jika hanya menunggu mood, entah sampai kapan tulisan itu akan selesai.
Maka dalam mengembangkannya menjadi sebuah tulisan harus dibuat skedul kerja yang tidak mengganggu kegiatan rutin kita, kecuali kita memang terjun di dunia penulisan secara totalitas. Karena biasanya dunia kepenulisan hanya sebagai sampingan saja. Di luar itu ada yang menjadi tenaga pengajar, karyawan swasta sampai yang berprofesi sebagai pengusaha.
Atau bila memang kita benar-benar sulit untuk menyusun skedul kerja karena kesibukan dari kegiatan rutin terlalu padat. Maka kita bisa memanfaatkan konsultan penulisan. Saat ini sudah banyak para konsultan penulisan yang siap membantu kita untuk mewujudkan sebuah pemikiran kita menjadi sebuah tulisan dalam bentuk buku.



Read More......

Rabu, 30 September 2009

SumurBandung MiniWaterPark, sebuah Idea

Kebutuhan akan hiburan dan wisata yang murah meriah saat ini sudah sulit didapatkan bagi kalangan menengah ke bawah. Fasilitas wisata air tentu saja sangat sexy dan prosfektif untuk dijadikan alternative bagi keluarga menengah ke bawah sebagai tujuan berakhir pekan atau mengisi liburan.

Untuk itu kami memiliki perencanaan untu membangun dan mengelola Sumur Bandung Waterpark yang akan dibangun di atas lahan 1 hektar nantinya.

NAMA PROJECT
SUMURBANDUNG MINI WATERPARK

LOKASI
Desa Sumur Bandung Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

BADAN HUKUM
Tergantung kesepakatan antara pihak investor.

ORGANISASI
Komisasris
Direktur
Wakil Direktur
Divisi Umum. Administrasi dan Keuangan
Divisi Pemasaran dan Operasional

SEGMENTASI PASAR
Kalangan menengah ke bawah yang ada di sebelah barat Kabupaten Tangerang, timur kabupaten Serang, dan tentu saja kabupaten Lebak.

TARGET PASAR
Kita akan menargetkan kunjungan rata-rata perhari 300 orang dengan HTM Rp.10,000

PROGRAM PROMOSI
1. Grand Opening dengan mengundang berbagai pihak yang berkompeten.
2. Kerjasama dengan lembaga pendidikan dasar dan menengah yang jumlahnya puluhan di wilayah sekitar.
3. Bekerjasama dengan media massa dalam memberikan tiket free dengan perbandingan 1/1000 pengunjung.
4. Lain-lain yang dianggap efektif dan efesien

ILUSTRASI GAMBAR
(terlampir)

PROYEKSI KEUANGAN
INVESTASI
1.Pembebasan dan pematangan Lahan
Sementara cukup 4000 meter @Rp.100,000 Rp.400,000,000,-
2.Konstruksi mini Waterpark Rp.750,000,000,-
3.Konstruksi Sarana Pendukung Rp.250,000,000,-
4.Modal Kerja Rp.100,000,000,-
TOTAL INVESTASI Rp. 1,500,000,000,- (Satu Milyar Lima Ratus juta Rupiah)

ESTIMASI PENDAPATAN
300 pengunjung /hari x Rp.10,000 x 30 hari Rp. 90,000,000

ESTIMASI BIAYA
Gaji Komisaris 2 orang RP. 1,000,000
Gaji Direktur Rp. 5,000,000,-
Wakil Direktur Rp. 3,500,000,-
Kepala Divisi 2 orang Rp. 2,500,000,-
Pelaksana 10 orang Rp. 10,000,000,-
Komisi Marketing 5% dari Rp.40,000,000 Rp. 2,000,000
Biaya Marketing Rp. 2,500,000
Biaya Pemeliharaan dan Perawatan Rp.. 4,500,000
Biaya Penyusutan Rp.1M/120 Rp. 8,000,000
PPN Rp. 9,000,000
Biaya Administrasi, Komunikasi, dan Operasional Lainnya Rp. 5,000,000
TOTAL BIAYA Rp. 53,000,000

LABA KOTOR Rp. 37,000,000 = 90,000,000 - 53,000,000

Demikian proposal ini disampaikan untuk dipelajari bagi para calon investor.


Tangerang, 25 September 2009



Read More......

Minggu, 13 September 2009

Kontes SEO Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Kontes SEO Cinta Pandeglang "Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang"

Cintapandeglang.com sebagai visualisasi kecintaan kami (Urang Pandeglang) akan Pandeglang, mencoba menggebrak dunia maya, menggemparkan blogger se Indonesia dengan menyelenggarakan kontes SEO Cinta Pandeglang "Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang" berhadiah total puluhan juta.

Pandeglang adalah tempat yang indah dengan keanekaragaman objek wisata dan budayanya.Dan ini yang harus diexpose kepada dunia.

Hadiah puluhan juta menanti anda!!!
Berikut rincian hadiahnya :

1.Juara pertama mendapatkan Note Book ACER Aspire 4736Z-421G25Mn
2.Juara kedua mendapatkan Blackbery Javelin 8900
3.Juara ketiga mendapatkan uang tunai Rp. 1.000.000,-
4.Juara ke-4 sampai ke-6 mendapatkan uang tunai Rp. 500.000,-
5.Juara ke-7 sampai ke-10 mendapatkan uang tunai Rp. 250.000,-

Waktu perlombaan :
Dimulai pada tanggal 17 Agustus 2009 pukul 00.00 WIB sampai dengan 17 November pukul 24.00 WIB

Kata Kunci/ Keyword yang dilombakan:
Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

Syarat dan Ketentuan yang harus diperhatikan: kunjungi CINTAPANDEGLANGdotCOM


Read More......

Sabtu, 12 September 2009

Selain Dagang, Orang China Pandai berpolitik

Judul buku :Rahasia Bisnis Orang Cina
Penulis : Ann Wan SengPenerjemah : Fenny D
Penerbit : Hikmah (PT। Mizan Publika), Jakarta, 2006।
Jumlah : 211 + X halaman

Buku bersampul merah yang ditulis Ann Wan Seng sangat mudah dicerna dengan dengan gaya bahasa yang cerdas. Ann Wang Seng, seorang keturunan Cina yang kini menjadi pengusaha sukses dan kolumnis ternama di Malaysia mengupas tuntas rahasia dagang orang-orang cina. Menurutnya, bekerja keras ibarat kata keramat yang mendorong pedagang Cina berhasil dalam bisnisnya.

Buku setebal 211 + x halaman ini disusun dalam 32 bab. Mulai dari bab Sejarah Orang Cina Berdagang sampai bab terakhir yang mengungkap rahasia kunci yaitu Tips Bisnis Orang Cina. Dalam buku ini juga diperbandingkan konsep bisnis orang Cina dengan konsep bisnis oorang Melayu. Tulisnya, “Konsep perdagangan Cina tidak sama dengan konsep berdagang orang Melayu. Orang Cina tidak suka “makan” atau mencari untung sendiri. Mereka tidak dianjurkan meraup semua keuntungan dan kekayaan. Sebaliknya jika perlu, mereka berbagi semua keuntungan yang diperoleh dengan pedagang lain.”

Pada halaman 27, ada kalimat yang menarik untuk dicermati,”Orang Cina bisa berdagang di kampung Melayu, tetapi orang Melayu belum tentu bisa berdagang di kawasan orang Cina.” Tentunya kalimat ini menggambarkan betapa superiornya keterampilan berdagang orang Cina bila dibandingkan dengan orang Melayu, termasuk orang Indonesia tentunya.Prinsip-prinsip bisnis orang Cina yang dijadikan panduan untuk membangun bisnisnya antara lain; agresif, manfaatkan peluang, berani mengambil resiko, tahan banting, pantang menyerah, dan semangat juang yang tinggi.

Ann Wan Seng, penyandang gelar Master bidang Antropologi dan sosiologi ini menuliskan bahwa bisnis adalah seni, “Dunia perdagangan penuh dengan persaingan keras dengan berbagai macam cara. Oleh karenanya, pedagang harus mempersiapkan dirinya dengan seni bela diri perdagangan untuk menghadapi serangan dalam bentuk apa pun dan kemungkinan yang akan datang.”

Orang Cina menganggap bahwa persaingan adalah sesuatu hal yang tidak bisa dihindarkan. Harus dihadapi. Tetapi kode etik dalam bisnis orang Cina melarang untuk menggunakan cara-cara yang kotor dalam berdagang. Keberhasilan orang Cina dalam berdagang, menjadi pertanyaan banyak orang. Bagaimana orang Cina bisa begitu sukses padahal banyak di antara tauke, taiko, dan taikun Cina berasal dari keluarga miskin.

Menurut An Wang Seng, yang juga gabung dalam Persatuan Cina Muslim Malaysia (MACMA) ini memaparkan bahwa sebagian di antara orang Cina hijrah dari negeri Cina hanya membawa baju yang melekat di badan dan tidak punya apa-apa termasuk harta benda dan pendidikan.Percaya atau tidak, orang Cina bisa sukses berbisnis di Kenya dengan membuka usaha restoran. Begitu pun di Papua Nugini, orang Cina sukses menjadi pedagang eceran. Orang Cina bisa sukses bisnis di mana saja, di Afrika, di gurun yang panas, juga di lembah belantara. Karena ada pepatah bagi orang Cina, “di mana ada air di situ ada orang Cina.”

Jangan terkejut jika mendengar atau melihat orang Cina pedagang kaki lima bisa membangun rumah yang besar dan membeli mobil mewah. Kepandaian berdagang orang Cina sangat mengagumkan. Batu belah bisa dirubah menjadi intan berlian. Air sungai berwarna keruh bisa dirubah menjadi air mineral. Bahkan tanah kering berbatuan yang tandus bisa disulap menjadi kawasan perkebunan rumah mewah yang subur bernama real estate. Orang Cina sangat percaya kepada nasib. Selain kemampuan manajemen dagang dan kerja keras, menurut keyakinan orang Cina bahwa nasib juga memainkan peranan yang penting.

Bagi orang Cina, sekali melangkah, mereka akan terus melangkah. Tidak ada kata mundur.Berdagang tidak harus dengan kecerdasan otak dan cerdik. Yang lebih penting adalah kemauan dan keberanian menghadapi setiap tantangan. Hal ini berkaitan dengan pola pikir orang Cina yang pragmatis namun dinamis dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan apa pun.

Memberi angpao pada perayaan imlek adalah sebuah keharusan. Semakin besar angpao yang diberikan kepada orang lain, maka semakin besar pula keuntungan yang bisa didapatkan. Tetapi orang Cina punya pantangan memberikan hadiah jam, gunting, dan benda tajam kepada pedagang. Hadiah terbaik adalah patung dewa rejeki dan panjang umur.Kiranya banyak yang bisa dijadikan contoh ketauladanan dalam bisnis, karena orang Cina memiliki visi bisnis yang jauh ke depan. Perjalanan seribu batu dimulai dengan langkah pertama, demikian tulis Ann Wang Seng dalam bab Orientasi Bisnis Orang Cina. Orientasi bisnis itu memiliki makna bahwa cita-cita bisnis harus tinggi, tetapi perjalanannya bisa saja dimuluai dengan berdagang kecil-kecilan. Berpikir boleh besar, tetapi bertindak dimulai dari hal yang kecil.Orang Cina pandai berpolitik. Politik dagang orang Cina adalah taktik untuk meraih pelanggan sebanyak-banyaknya.

Pelanggan harus dijaga perasaanny, dihargai, dijunjung tinggi-tinggi jangan sampai kecewa. Pelanggan adalah raja. Keuntungan berdagang hanya bisa didapatkan dari pelanggan. Orang Cina lebih mengutamakan keuntungan jangka panjang dalam berdagang, dari pada keuntungan sesaat. Untuk mendapat kepercayaan pelanggan, orang Cina berani merugi terlebih dahulu. Keuntungan kecil tapi berkelanjutan lebih baik dari pada untung besar lalu mati.

Sebagai penutup, Ann Wang Seng memberikan Tips Bisnis Orang Cina antara lain; pedagang harus menunjukan kejujuran dan keikhlasan selagi melaksanakan urusan dagang, pedagang harus mengikuti permintaan dan keperluan pelanggan, dan masih banyak lagi tips berdagang lainnya yang bisa anda simak dan baca sampai tuntas. Tapi ini pedagang Cina di Malaysia.


Read More......

Tuangkan Ide Tulisan Sekarang Juga!!

Kita simak paparan berikut ini bagaimana menuangkan ide dalam bentuk tulisan yang diadopsi dari pengalaman Bunda Aini saat menemani putrinya menulis pada usia enam tahun.) yang dilansir majalah Garuda Indonesia.

Ambil alat tulis dan kertasmu sekarang juga. Pakai mesin tik atau computer lebih oke!

1. Kamu harus yakin bahwa bahwa kamu juga bisa menulis seperti teman-temanmu yang lain. Syaratnya hanya satu: Kemauan! Mau menulis dan mau berlatih.
2. Bayangkan sesuatu yang menarik hatimu, mungkin kejadian yang sangat berkesan atau sesuatu yang sangat kamu inginkan.
3. Kemudian segera tuliskan kesan atau keinginan itu.
4. Tulislah sebanyak yang kamu mau, tak dipikirkan berpa jumlahnya, yang penting tulis saja.
5. Jangan takut salah.

6. Nggak usah kecil hati meski kamu baru bisa menulis hanya sebuah kata, misalnya saat ini kamu sedang gondok. Tulis saja “Sebal”.
7. Setelah itu, buat pertanyaan dari kata yang kamu buat, pakai rumus 5W+1H (what, who, why, where, when dan how). Misal siapa yang sebal, kenapa sebal, kapan merasa sebal, di manakah pada saat sebal, bagaimana perasaan sebal itu, dan seterusnya.
8. Anggap seolah-olah kamu sedang ngobrol dengan temanmu.
9. Dari satu kata tadi bisa menjadi; Aku sebal. Tahu nggak kenapa aku
sebal? Coba bayangkan boneka Barbie yang baru dibelikan Tante Susi kemarin digigit-gigit adikku. Dst.

10. Setelah kalimat yang baru selesai dibuat, terus dikembangkan lagi memakai rumus 5W+1H di atas. Siapa nama adiknya, umur berapa, adiknya udah bisa apa, bagaimana cara adik mengambil boneka Barbie itu. Demikian seterusnya.
11. Ingat ya, tulisan tidak harus selesai dalam satu waktu. Jika capek, berapa pun yang sudah kamu buat, nggak masalah, tinggalkan saja dulu. Kamu bisa melakukan hal-hal lain yang kamu suka. Bermain atau naik sepeda atau apa saja.
12. Biasanya saat bersenang-senang akan muncul ide baru.
13. Nah saat ad aide baru, tulis lagi.

14. Kadang-kadang ide juga bisa kita dapatkan dari buku yang kit abaca. Jadi rajin-rajin membaca ya!
15. Setelah kamu anggap selesai, lakukan perbaikan. Minta komentar orang terdekatmu. Kamu bisa mendiskusikan hasil tulisanmu dengan mereka.
16. Oya, mereka boleh mengomentari tulisanmu, juga mengarahkan kamu, tapi adalah hak kamu sepenuhnya untuk mengubah isi tulisan karena ini adalah hasil karyamu. Buka karya mereka. Setuju?
17. Terus berlatih menulis

18. Bila belum lancer dalam menulis, bisa meminta bantuan orang terdekatmu untuk menuliskan ide-idemu. Dengan cara menceritakan apa yang mau kamu tulis, tetapi yang menulisnya adalah orang lain misalnya kakak, guru, atau siapa saja.

Oke, sukses menulis ya!


Read More......

Minggu, 06 September 2009

Pedagang Kecil Mati Berdiri

Perkembangan Mini Market Waralaba
Indofood Group merupakan perusahaan pertama yang menjadi pionir lahirnya mini market di Indonesia pada tahun 1988. Kemudian Hero Supermarket mendirikan Starmart pada tahun 1991. Di susul Alfa Group mendirikan Alfa Minimart pada tahun 1999 yang kemudian berubah menjadi Alfamart. Dalam hitungan tahun, mini market telah menyebar ke berbagai daerah seiring dengan perubahan orientasi konsumen dalam pola berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari. Dulu konsumen hanya mengejar harga murah, sekarang tidak hanya itu saja tetapi kenyamanan berbelanja pun menjadi daya tarik tersendiri.

Bisnis mini market melalui jejaring waralaba alias franchise berkembang biak sampai pelosok kota kecamatan kecil. Tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Khususnya mini market dengan brand Indomaret dan Alfamart. Siapa yang tidak kenal Indomaret? Dan siapa yang tidak kenal Alfamart? Anak kecil pun kalau beli permen pasti “nunjuknya” minta ke Indomaret atau ke Alfamart. Kedua merk ini dimiliki oleh group perusahaan raksasa yaitu Indomaret milik PT. Indomarco Prismatama (Indofood Group) dan Alfamart milik perusahaan patungan antara Alfa Group dan PT. HM Sampoerna, Tbk.

Indomaret ternyata berkembang tidak hanya dengan jejaring waralaba yang mencapai 785 gerai, tetapi gerai milik sendiri seabreg jumlahnya mencapai 1072 gerai(lihat grafik perkembangan toko yang diambil dari www.indomaret.co.id ). Sedangkan Alfamart berdasarkan penelusuran penulis di www.alfamartku.com memiliki 1400 gerai, tidak diperoleh data mengenai jumlah yang dimiliki sendiri dan yang dimiliki terwaralaba.

Bila kita hitung rata-rata nilai investasi minimal untuk mendirikan mini market waralaba sekitar Rp. 300 juta saja (diluar bangunan). Dikalikan dengan 1.072 gerai yang dimiliki sendiri. Berapa ratus milyar PT. Indomarco Prismatama mengeluarkan dana untuk investasi di bisnis mini market? Indofood Group juga ternyata tidak saja pemilik merk Indomaret, tetapi juga mendirikan mini market Omi, Ceriamart, dan Citimart lewat anak perusahaannya yang lain. Belum lagi didukung dengan distribusi barang, bahkan juga sebagai produsen beberapa merk kebutuhan pokok sehari-hari. Semua dikuasai dari hulu sampai hilir. Dari sabang sampai merauke.

Persaingan Tidak Seimbang
Pasti kita maklum bersama, betapa sengitnya persaingan di bisnis ritel khususnya Indomaret dan Alfamart sebagai market leader mini market. Dengan mengutip kalimat dalam artikel Sektor Ritel Makin Menggiurkan pada Swa Sembada No.01/XX/6-8 Januari 2005 (sumber.www.indomaret.co.id ) bahwa”Yang mungkin sangat sengit persaingannya adalah dalam hal perebutan lokasi. Pastinya setiap pemain memperebutkan lokasi-lokasi yang dinilai strategis. Apalagi di bisnis ini lokasi merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Perebutan lokasi strategis ini, bisa juga berpengaruh terhadap harga property. Bisa saja harga ruko jadi naik karena tingginya demand terhadap mini market.”

Jadi betapa agresifnya indomaret dan alfamart dalam memperebutkan lokasi yang dinilai strategis. Bahkan hampir di setiap komplek perumahan/pemukiman pasti akan berdiri salah satu mini market waralaba tersebut dan atau keduanya. Sudah tidak mungkin pedagang eceran tradisional akan mampu mencari lokasi strategis lagi untuk saat ini dan di masa mendatang. Jika kita bandingkan dari modal saja, pedagang eceran sudah sulit bergerak.

Selain itu supermarket, toserba, dan bahkan kini ada pasar raksasa bernama hypermarket bermunculan. Baik hypermarket lokal maupun hypermarket dari luar sana. Sekedar ilustrasi mari kita berhitung sejenak, berapa banyak jumlah pasar raksasa tersebut mulai dari jalan Thamrin, Cikokol sampai BSD City di serpong, Tangerang. Di Kota Modern (Modernland) ada Hypermart , lalu hanya sekitar berjarak 1 km berdiri megah Carefour. Berikutnya di Serpong Town Square, kebon nanas berdiri Giant Hypermarket. Kemudian di World Trade Centre (WTC) Matahari, Serpong berdiri kembali Hypermart. Di samping pintu gerbang perumahan Villa Melati Mas, ada lagi Giant Hypermarket. Dan di International Trade Centre (ITC) BSD City ada Carefour. Semua itu jaraknya antara pasar raksasa yang satu dengan pasar raksasa yang lain hanya sekitar 1 km. Luarrr biasa.!

Apalagi jika kita melihat perang harga promosi mini market atau legih gila lagi hypermarket raksasa. Dengan spanduk atau baliho besar bertuliskan nama barang dan harganya yang fantastis rendah. ! Entah banting harga atau memang harga beli mereka yang teramat rendah bila di bandingkan dengan harga beli pedagang eceran kecil bergerai warung atau toko tradisional. Memang tidak semua barang berharga murah, tetapi membanting harga sedemikian rendahnya di bawah harga pasar, membuat miris para pedagang eceran kecil. Masih untung Cuma perang harga!

Dengan tidak bermaksud menggugat cara-cara promosi yang dilakukan oleh para pengelola pasar raksasa tersebut. Penulis hanya ingin mengajak kepada para pengelola pasar raksasa untuk membayangkan sejenak. Bagaimana perasaan pedagang warung dan toko tradisional, ketika ada konsumen bilang “di hypermarket aja harganya sekian???”. Kita tidak menyalahkan konsumen yang punya pemikiran demikian, membandingkan harga di hypermarket dengan di warung atau toko tradisionl. Juga tidak bisa menyalahkan hypermarket dengan promosi harga yang gila-gilaan. Mungkin ini salah satu fenomena globalisasi.

Posisi Pasar Pengecer Tradisional

Melihat dari sisi manapun, posisi pedagang tradisional semakin terjepit. Menjerit. Dan merintih tergilas persaingan bisnis yang tidak seimbang. Bisakah kita membayangkan? Posisi pedagang tradisional yang modalnya hanya semangat berwirausaha dengan sedikit uang puluhan juta. Bersaing dengan mini market waralaba yang modalnya ratusan juta plus jaringan distribusi barang yang sangat baik, didukung system operasional prosedur dan kecanggihan tekhnologi. Ternyata cukup ampuh untuk mematahkan tulang punggung keluarga pedagang eceran tradisonal.

Sekedar urun rembug, perubahan orientasi konsumen dalam pola berbelanja tidak mungkin berubah. Konsumen lebih memilih gerai modern untuk berbelanja. Selain konsumen mendapatkan kenyamanan berbelanja, pelayanan yang prima, juga harga barang terkesan murah. Oleh karena itu maka jalan keluar bagi pedagang eceran tradisional adalah merubah gerai menjadi gerai modern mini market mandiri (sendiri), yang bisa dibangun dengan modal di bawah Rp.100 juta. Kemudian berkolaborasi antar mini market mandiri dalam pengadaan barang dagangan. Selanjutnya bla…bla…atur strategi bersaing untuk menghadapi persaingan bisnis ritel agar berkeseimbangan.

Sekali lagi, tidak bermaksud menggugat pola pengembangan usaha dengan jejaring waralaba. Analisa penulis, waralaba sangat baik untuk proses pembelajaran, pemerataan usaha, dan meminimalisir monopoli. Tetapi apa yang terjadi, ternyata gerai mini market lebih banyak dimiliki perusahaan sendiri. Seharusnya perusahaan yang sudah dikembangkan dengan system waralaba tidak perlu lagi mengembangkan sayapnya dengan memiliki gerai sendiri. Tetapi kemudian peraturan perundang-undangannya tidak ada yang melarang untuk hal itu. Semua perusahaan bebas menggurita walaupun pedagang eceran tradisional mati berdiri. Hidup enggan mati tak mau. Mati tak mau tapi sulit bertahan hidup.
(ditulis awal tahun 2008)


Read More......

Sabtu, 05 September 2009

Bisnis Tanpa Modal

Anda tidak perlu membayar untuk menjadi member pada bisnis spektakuler ini. Cukup merekrut teman/siapa pun untuk menjadi member secara gratis pula. Silahkan klik di sini BISNIS SPEKTAKULER KOMISI GRATIS.


Read More......
Your Ad Here

Buku Tamu

HADI HARTONO dot COM
© 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute